![]() |
| Original Designed by: Sekar Tri P |
Minggu, 28 April 2013
Jumat, 26 April 2013
Jumat, 19 April 2013
LIPUTAN FASILITAS : LAPANGAN SEPAK BOLA JURUSAN OLAHRAGA UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA
JURNALISTIK OLAHRAGA: CHAPTER 5
LIPUTAN WAWANCARA: FASILITAS LAPANGAN SEPAK BOLA DAN ATLETIK AREA UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SBY
PELIPUT/ EDITOR: SEKAR TRI P./ 09 590 0103
REPORTER: EKO PRASETYO / 09 590 0214
NARASUMBER: PAK SURAJI (PERAWAT LAPANGAN), TIO (MAHASISWA PKO 2010)
VIDEO DAPAT DI UNGGAH DI :
LIPUTAN WAWANCARA: FASILITAS LAPANGAN SEPAK BOLA DAN ATLETIK AREA UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SBY
PELIPUT/ EDITOR: SEKAR TRI P./ 09 590 0103
REPORTER: EKO PRASETYO / 09 590 0214
NARASUMBER: PAK SURAJI (PERAWAT LAPANGAN), TIO (MAHASISWA PKO 2010)
VIDEO DAPAT DI UNGGAH DI :
![]() |
| http://youtu.be/Eq3oxTWTGhs |
Selasa, 09 April 2013
Subhanallah Tulang Bergeser padahal Tak Melakukan Apa-Apa
Surabaya-Mahasiswa yang akrab dipanggil
Inul ini adalah satu dari mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya yang
berasal dari Madura, tepatnya dari Kabupaten Sampang. Tinggi dan imut, adalah
ciri fisik yang pasti dari dirinya. Sejak kecil ia bercita-cita menjadi seorang
punggawa negara.
Sebuah kejadian yang diluar nalar
manusia, di pagi hari tepat ia duduk dibangku SMP kelas 3. Pada waktu ia
berdiam duduk sendiri di kelasnya, ia merasa tidak bisa berdiri, lebih-lebih
untuk berjalan. Entah apa yang telah terjadi pada kakinya itu. Sekuat tenaga ia
berdiri, dan akhirnya bisa. Namun sulit
sekali untuk dilangkahkan. Perjalanan pulang yang semestinya hanya 15 menit
sekarang menjadi satu jam. Sungguh ujian hidup yang tak pernah ia dan
keluarganya bayangkan.
Beberapa cara untuk menyembuhkan
penyakitnya telah dilakukan. Dari cek ke
dokter hingga ke ahli terapi. Diketahui dari dokter, Inul mengalami pergeseran
tulang. Kejadian yang “aneh”, karena menurutnya ia tak melakukan aktivitas
berat atau kecelakaan sebelumnya. Dan tak lama ia menemukan seorang dukun.
Dukun itu dicarinya cukup jauh dari Kabupaten Sampang. Oleh dukun itu hanya
diusap pada bagian tulang pinggangnya, dan beberapa hari setelah itu
berangsur-angsur sembuh. Keajaiban yang luar biasa. Namun pulihnya kondisi kaki
Inul tak serta merta memulihkan 100% kondisinya sedia kala. Sekarang pria yang
beranjak dewasa itu memiliki kaki yang tidak sesempurna dulu. Karenanya cukup
ia memendam cita-citanya itu. dan yang paling penting menurutnya adalah, terus
bersyukur atas pemberian dan nikmat Sang Pencipta. (SKR)
Langganan:
Postingan (Atom)



